Penyebab Pesawat Polisi Jatuh Masih Diinvestigasi

Posted on

pesawat-polisi

Jakarta, Beritaccn.com — Direktur Operasional AirNav Indonesia Wisnu Darjono mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan dugaan penyebab jatuhnya pesawat milik Polri tipe M-28 Skytruck P-4201 yang jatuh di perairan Kabupaten Lingga.

Namun, berdasarkan laporan navigasi yang diterima, Wisnu menjelaskan, cuaca dan jarak pandang di perairan tersebut cukup baik.

“Info yang kami dapat kemarin cuaca rata-rata saja. Jadi ada beberapa yang berawan, jarak pandang cukup baik Tersebar artinya awan tidak merata, agak padat tetapi standar,” kata Wisnu di Kantor Basarnas, Kemayoran, Jakarta, Minggu (4/12).

Wisnu menjelaskan, jarak pandang di perairan Lingga sebelum cuaca jatuh mencapai sekitar 9 kilometer. Kondisi ini, kata dia, tidak mengganggu rute penerbangan di kawasan tersebut.

Meski demikian, kata Wisnu, dugaan penyebab jatuhnya penerbangan harus melalui tahapan investigasi yang dilakukan Disaster Victim Investigation (DVI) Polri dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) agar tidak terjadi bias informasi.

“Kami positif belum bisa memastikan dugaan penyebab jatuhnya pesawat, harus melalui tahapan investigasi menyeluruh,” ujar Wisnu.

Sementara itu, Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) FH. Bambang Soelistyo menjelaskan, posisi jatuhnya pesawat dapat diketahui setelah tim gabungan menemukan serpihan dan tumpahan minyak di perairan Lingga.

lokasi-jatuh
Operasi pencarian, kata Soelistyo masih akan difokuskan untuk mengejar korban dan serpihan badan pesawat yang terapung di permukaan.

Soelistyo berharap, badan pesawat di bawah laut masih utuh sehingga memudahkan pencarian. Meski, arus bawah laut menjadi tantangan tim gabungan untuk melakukan penyelaman, ia tetap optimis pihaknya masih mampu melakukan pencarian.

“Tapi berdasarkan analisis dan data maping di bawah laut, di daerah itu kedalaman antara 23-32 meter. Artinya penyelam kami masih mampu melakukan penyelaman tanpa alat bantu diving. Jadi cukup dengan alat yang ada,” ucap Soelistyo.

Hari ini, tim SAR gabungan mengerahkan 15 kapal untuk pencarian pesawat tersebut. Pesawat milik Polri yang jatuh itu diketahui berangkat dari Pangkal Pinang pukul 09.24 WIB dengan tujuan Batam.

Estimasi tiba di tujuan pada 10.58 WIB. Namun, sebelum tiba di tujuan, pesawat itu hilang kontak di wilayah udara Kabupaten Lingga. Pesawat baling-baling berwarna biru putih tersebut dalam perjalanan untuk mengantar petugas BKO Ditpoludara Baharkam Polri ke Polda Kepri.

 

Sumber : http://www.cnnindonesia.com/nasional/20161204171050-20-177309/penyebab-pesawat-polisi-jatuh-masih-diinvestigasi/